You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Salah satu kelompok menunjukkan hasil karya ilmiahnya
photo Istimewa - Beritajakarta.id

190 Pemuda Jakarta Berkompetisi di Lomba Karya Ilmiah

Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi DKI Jakarta menggelar Lomba Karya Ilmiah Pemuda (KIP) Tingkat Provinsi Tahun 2025 pada 26–28 Agustus 2025 di BW Hotel Kemayoran, Jakarta Pusat.

"memperkuat ekosistem penelitian,"

Ajang bergengsi ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan kreativitas, meningkatkan keterampilan penelitian, serta memperkuat budaya ilmiah di kalangan pelajar dan mahasiswa.

Kegiatan ini diikuti oleh 190 peserta, yang merupakan juara 1, 2, dan 3 dari setiap kategori dan bidang pada Lomba KIP Tingkat Kota dan Kabupaten Administrasi. Peserta terbagi dalam dua kategori, yaitu Pelajar dan Mahasiswa, baik perorangan maupun kelompok. Sementara itu, bidang pengkhususan yang dilombakan mencakup Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), dan Teknologi.

Dispora Umumkan Enam Finalis Terbaik PPAP DKI Tahun 2025

Dispora DKI Jakarta merumuskan maksud utama penyelenggaraan lomba ini untuk mendorong minat ilmiah, meningkatkan keterampilan penelitian, serta menciptakan generasi muda yang kompetitif. Kegiatan juga bertujuan mengembangkan kreativitas, literasi ilmiah, hingga menumbuhkan kemampuan menciptakan karya ilmiah yang bermanfaat bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta, Andri Yansyah mengatakan, KIP merupakan wadah penting untuk melatih sikap ilmiah, berpikir kritis, sekaligus mengasah kreativitas dalam memecahkan masalah sosial maupun fenomena alam.

“Dengan demikian, ajang ini diharapkan tidak hanya melahirkan karya terbaik, tetapi juga memperkuat ekosistem penelitian di kalangan generasi muda Jakarta,” ujarnya, Rabu (27/8).

Andri menyampaikan, kegiatan ini merupakan bagian dari kewajiban pemerintah dalam membina generasi muda.

“Ajang semacam ini akan menjadi bekal berharga bagi pemuda dalam melanjutkan pendidikan tinggi maupun karier penelitian,” katanya.

Pada kesempatan itu Andri memaparkan enam poin penting, mulai dari mengenalkan dunia ilmiah, menghasilkan karya penelitian faktual, memberikan kontribusi pada pengembangan diri, membekali studi lanjut, melatih analisis masalah, hingga meningkatkan literasi ilmiah.

“Semua itu diharapkan akan membentuk generasi muda yang mampu menghadirkan ide kreatif dan inovatif untuk menjawab tantangan masyarakat,” ucapnya.

Andri berpesan kepada para finalis agar menjadikan lomba ini sebagai momentum untuk menghadirkan solusi aplikatif dan bermanfaat bagi masyarakat luas. Ia juga mengingatkan para pendamping agar membimbing peserta sehingga karya yang dihasilkan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

“Melalui lomba ini, peserta diajak untuk lebih mengenal dunia ilmiah, menghasilkan karya berbasis penelitian, dan mengembangkan pola pikir yang kritis serta sistematis. Kami berharap para pemuda dapat menjadi agen perubahan, berkontribusi nyata dalam pembangunan, sekaligus menjadi inspirasi bagi lingkungannya,” tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Lurah Kalisari Minta Maaf Terkait Unggahan Foto AI, Petugas Disanksi

    access_time06-04-2026 remove_red_eye8964 personNurito
  2. PPSU Jelambar Himpun 144 Liter Minyak Jelantah

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1785 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Jaksel dan Jaktim Berpotensi Diguyur Hujan Ringan

    access_time31-03-2026 remove_red_eye1147 personDessy Suciati
  4. DPP APWI Gelar Halal Bihalal Bersama Widyaiswara

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1140 personFolmer
  5. Pemprov DKI Pastikan Gelar Lebaran Betawi 2026 Pekan Depan

    access_time03-04-2026 remove_red_eye1024 personFakhrizal Fakhri